SEJARAH DESA

1.  Sejarah Desa

Nama Lajer secara etimologi berarti ‘berdiri tegak dan lurus’, sedangkan secara terminologis dimaksudkan sebagai ‘mencapai cita-cita yang tinggi dengan menggunakan falsafah, seperti tanaman yang merambat naik’.

Dalam pengucapannya sehari-hari, nama Lajer umumnya diucapkan ‘Nglajer’. Yang diambil dari cerita para sesepuh desa, yang pada zaman dahulu ada seorang pelayar bernama Dampo Awang. Suatu waktu dia berangkat berlayar menuju suatu tempat (ketika itu pulau jawa masih berupa lautan), dan dalam pelayarannya, terjadi peristiwa dimana kapal yang ditumpanginya mengalami kejadian yang tidak diinginkan, sehingga mengakibatkan tiang tempat mengikat layar kapal beserta barang-barang bawaan didalam kapal terlepas/terjatuh dan tertinggal disuatu tempat yang akhirnya sampai dengan saat ini dikenal dengan nama Lajer yang berarti ‘tiang yang berdiri tegak lurus ke atas’ (berasal dari kata ‘Nglenjer’).

 

2.  Sejarah Pemerintahan Desa

Pemerintahan Desa Lajer, yang menurut cerita sesepuh desa sudah berdiri/terbentuk kurang lebih sejak Tahun 1928, yang pada saat itu dipimpin oleh seorang Kepala Desa Pertama yang dipilih oleh warga masyarakat secara aklamasi. Dalam sejarah kepemimpinan pemerintahan desa, sampai dengan saat ini (Tahun 2018), Desa Lajer sudah dipimpin oleh Kepala Desa sebanyak 10 (sepuluh) orang yang berbeda. Yang diantaranya :