Pelatihan Kader AMPL Desa Program Pamsimas Tahun 2008 s/d 2017

 

Semarang, 4 November 2018

Pelatihan Kader AMPL Desa sasaran Program Pamsimas Kabupaten Grobogan Tahun 2008 s/d 2017, yang diselenggarakan oleh ROMS (Regional Oversight Management Services) VIII Provinsi Jawa Tengah, dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, yaitu mulai Tgl. 4 s/d 6 November 2018, bertempat di Hotel Horison Semarang, Jln. MT. Haryono No. 32 – 38 Kota Semarang, yang diikuti oleh 111 (seratus sebelas) Kader AMPL Desa dari 13 (tiga belas) Kecamatan di Kabupaten Grobogan.

Tujuan dari diadakannya Pelatihan Kader AMPL ini adalah :

  1. Memberikan Pemahaman dan Pembekalan Keterampilan bagi Kader AMPL Desa agar mampu mendampingi dan memfasilitasi keberlanjutan program Pamsimas yang ada di Desa;
  2. Mampu memberikan pembinaan dan bimbingan bagi Pengelola SPAMS di Desa dalam mengelola dan mengoperasionalkan dengan baik program Pamsimas yang ada di Desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat;
  3. Mampu merencanakan dan mempertanggungjawabkan kegiatan secara penuh sehingga diharapkan dapat meningkatkan rasa memiliki terhadap hasil program dan mampu melakukan pengelolaan secara mandiri;
  4. Mampu menjadi pemicu/motivator dalam perubahan perilaku masyarakat menuju perilaku hidup bersih dan sehat, serta peningkatan pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat;
  5. Mampu mewujudkan kesetaraan gender dan sosial dalam proses dan hasil capaian program.

Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan tersebut adalah sebagai berikut :

  • Pengertian dan tujuan program Pembangunan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (CLTS/Community Led Total Sanitasion);
  • Pelibatan masyarakat rentan (masyarakat miskin, perempuan, disabilitas dan masyarakat adat) dalam kegiatan program Pamsimas;
  • Persiapan, perencanaan dan penganggaran program Pamsimas di Desa;
  • Mengintegrasikan PJM Pro AKSI / RKM program Pamsimas ke dalam RPJMDesa atau RKPDesa;
  • Penjelasan tentang peran dan fungsi Kader AMPL di tingkat Desa;
  • Penyusunan RKTL (Rencana Kerja Tindak Lanjut) program Pamsimas di tingkat Desa.

Kegiatan pelatihan tersebut diselenggarakan dalam mengoptimalkan fungsi utama Kader AMPL, yang diantaranya adalah :

  1. Fasilitasi, yang pada intinya membuat sesuatu berjalan dengan baik dan dilakukan dengan kesadaran penuh;
  2. Mediasi, yang pada intinya menjembatani para pihak untuk dapat bekerjasama dengan saling menguatkan;
  3. Advokasi, yang pada intinya mengajak masyarakat untuk memperjuangkan kepentingan bersama masyarakat untuk berubah lebih baik.

Ketiga fungsi tersebut dalam prakteknya berbaur, misalnya pada saat mediasi juga akan terjadi proses fasilitasi ketika beberapa pihak bertemu dan advokasi ketika ada hal-hal yang masih perlu disepahamkan.

 

Author: Admin Lajer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *